Friday, May 2, 2014

Sebuah Pengharapan

I Tesalonika 4:13-18
"Demikianlah kita akan selama-lamanya bersama-sama dengan Tuhan."- I Tesalonika 4:17
Kedatangan Yesus yang kedua kali akan segera tiba. Bagaimana perasaan Anda mendengar pernyataan ini? Berbagai macam perasaan ditunjukkan ketika mendengar berita tentang kedatangan Yesus yang kedua kali. Sebagian besar dari antara kita mungkin memiliki perasaan tidak enak. Kita masih hidup dalam dosa. Kesalahan kita akan terungkap. Rahasia-rahasia yang selama ini kita sembunyikan dengan rapat akan dibeberkan. Topeng-topeng rohani yang selama ini kita pakai akan segera dibuka. Apalagi kalau kita terlanjur dikenal sebagai orang saleh, sementara hidup kita sebenarnya sangat bobrok.
Perasaan takut. Kita segera membayangkan munculnya seorang pemimpin baru yang adalah antikris. Belum lagi teror angka setan 666. Masa aniaya besar bagi orang Kristen. Perang Armagedon. Dunia akan kiamat dan hancur berkeping-keping. Semakin sering kita membaca penafsiran-penafsiran tentang keadaan akhir zaman, semakin kuat perasaan takut mencekam. Beberapa lagi diantara kita mungkin akan bersikap cuek dan acuh. Mengapa harus memikirkan hal-hal yang tidak pasti? Kalau Yesus benar datang, ya bagus. Kalau tidak, juga tidak apa. Sebagian lagi mungkin merasa kecewa. Ah, aku ‘kan belum menikah. Aku ‘kan baru saja mencapai puncak karir, masa posisi bagus ini harus diakhiri secepat itu? Atau jika Anda termasuk orang yang sangat ekstrem, mungkin Anda akan langsung menjual seluruh harta Anda dan memilih mengungsi ke gunung-gunung untuk menyambut kedatangan-Nya.Saya tawarkan satu pilihan lagi, sebuah pengharapan. Membayangkan bahwa kedatangan Yesus adalah hal yang sangat menyenangkan. Bertemu muka dengan muka dengan Juru Selamat kita. Mengalami pengangkatan dan bebas dari penderitaan dunia. Segera mengalami kemuliaan kekal yang sangat indah. Seandainya kita selalu berjaga-jaga, tentu berita kedatangan Yesus yang kedua kali tidak akan menggentarkan kita, sebaliknya menjadi pengharapan dan sukacita besar bagi kita. Maranatha, Yesus datanglah!
Jika Anda selalu berjaga-jaga dan dalam keadaan siap, berita kedatangan Yesus yang kedua kali akan menjadi pengharapan bagi Anda.


Adopted from: www.renungan-spirit.com/renungan-kristen.html

0 comments:

Post a Comment